Monday, July 6, 2009

Bila Bulan Berwarna Biru





Malam bulan berendang, Berwarna biru di cermin kali,


Mata air memancar, Mengilap mata yang lama kabur



Derita perlakukan Gerlapan malam, Di kaki gunung Bertudung kabus


Syahdu lagu berdendang, Melamar kasih sayup membisik


Membelai sukmaku, Berkurun rindu lagak pendita



Berkilau sinar, Maya yang mendera


Membakar bahu musafir, Di lembah duka nestapa



Kini kasih kembali Sekilas mentari, Sepi di ranting yang amat tinggi


Sekadar menemani Jiwa tersadai, Di belantara sepi



Merayu pada yang maha esa, Agar dikurnia cahaya


Cinta kekal selama




Berkilau sinar, Maya yang mendera
Membakar bahu musafir, Di lembah duka nestapa



Kini kasih kembali Sekilas mentari, Sepi di ranting yang amat tinggi
Sekadar menemani Jiwa tersadai, Di belantara sepi



Merayu pada yang maha esa, Agar dikurnia cahaya
Cinta kekal selama






Kini kasih kembali Sekilas mentari, Sepi di ranting yang amat tinggi


Sekadar menemani Jiwa tersadai, Di belantara sepi




Kini kasih kembali Sekilas mentari
Sepi di ranting yang amat tinggi


Ku sepi




No comments:

Post a Comment